Pramono Anung Didampingi Sutiyoso Saksikan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said

Okezone • 1 hour ago

4
Pramono Anung Didampingi Sutiyoso Saksikan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno meninjau langsung proses pemotongan besi dan pembongkaran tiang penyangga monorel di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1/2026). Dalam peninjauan yang menandai babak baru tata kota Jakarta ini, Pramono turut didampingi oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Kehadiran Sutiyoso menjadi simbolik mengingat proyek monorel ini pertama kali digagas pada masa kepemimpinannya di awal tahun 2000-an, sebelum akhirnya terhenti dan mangkrak selama puluhan tahun. amp;nbsp; Tiang-tiang beton yang selama ini berdiri kaku di tengah hiruk-pikuk kawasan bisnis Kuningan tersebut dinilai sudah tidak lagi relevan dengan tata ruang kota saat ini, terlebih setelah beroperasinya LRT Jabodebek. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk membongkar struktur tersebut karena alasan estetika kota dan keselamatan. Kondisi beton dan besi yang terpapar cuaca selama lebih dari dua dekade dikhawatirkan mengalami korosi dan kelelahan struktur (structural fatigue) yang dapat membahayakan pengguna jalan jika terus dibiarkan tanpa perawatan. amp;nbsp; Proses pembongkaran ini akan dilakukan secara bertahap menggunakan alat berat crane dan metode pemotongan diamond wire saw untuk meminimalisir getaran dan debu. Dinas Bina Marga DKI Jakarta menargetkan pembongkaran seluruh tiang di sepanjang koridor Rasuna Said hingga kawasan Senayan akan memakan waktu beberapa bulan. Material sisa pembongkaran berupa besi baja rencananya akan dilelang sebagai aset daerah atau didaur ulang, sementara lahan bekas tiang akan dikembalikan fungsinya sebagai jalur hijau atau pelebaran median jalan. amp;nbsp; Selama pengerjaan berlangsung, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas situasional. Untuk pengerjaan di siang hari, satu lajur di jalur cepat yang bersinggungan langsung dengan tiang akan ditutup sementara, sehingga kendaraan akan dialihkan sedikit ke jalur lambat. Sementara untuk pengerjaan berat seperti pengangkatan beton, akan dilakukan pada malam hari (pukul 22.00 - 04.00 WIB) dengan penutupan sebagian ruas jalan secara bergantian. Pengendara diimbau untuk menghindari ruas Jalan HR Rasuna Said pada jam-jam sibuk atau menggunakan transportasi umum untuk menghindari kepadatan.

Read More...

User's comments

^